Kembangkan Bisnis dengan Customer Demography

Kamu punya bisnis, nih - artinya kamu menawarkan produk atau jasa ke orang lain atau perusahaan. Merekalah yang kita panggil konsumen. Tanpa mereka, bisnismu tidak akan bisa berjalan, apalagi berkembang. Itulah kenapa sangat penting bagi pegiat bisnis untuk tahu siapa konsumen mereka lewat customer demographics. Untungnya, jika bisnismu memiliki mobile app, kamu bisa mengumpulkan informasi ini dengan jauh lebih mudah. Terus, apa yang bisa kamu lakukan dengan informasi ini?

1. Riset Pasar

Selama proses mobile app development, kamu bisa mendesainnya sedemikian rupa supaya konsumen harus mendaftar dengan data-data yang akan membuat kamu mengerti demografi mereka. Datanya bisa apa saja yang kamu perlukan: usia, jenis kelamin, lokasi, tingkat pendidikan, status pernikahan, pemasukan, pekerjaan, sampai hobi. Ketika kamu memiliki pemahaman yang baik tentang target market yang spesifik, kamu bisa menggunakan informasi itu untuk memprediksi apa yang mereka inginkan dan butuhkan yang berhubungan dengan bisnismu.

2. Marketing

Demografi yang berbeda memiliki gaya hidup yang berbeda juga, dan hal itu berlaku juga terhadap kebutuhan mereka. Misalnya, yang dibutuhkan seorang remaja dalam pencuci muka akan sangat berbeda dengan yang dibutuhkan seorang ibu: yang remaja ingin jerawatnya usai dan sang ibu ingin mencegah keriput. Ketika kamu mengerti konsumen kamu, kamu bisa memenuhi kebutuhan tertentu mereka. Hal ini akan membantu kamu dalam mengurangi pengeluaran marketing, karena kamu hanya butuh untuk fokus di target marketmu yang spesifik.

3. Loyalitas Konsumen

Bangunlah hubungan saling percaya dengan konsumen kamu. Dalam mobile app development, kamu bisa mengimplementasi app design yang sesuai yang akan menarik konsumenmu sekaligus memudahkan navigasi mereka untuk memastikan mereka selalu menggunakannya. Ketika konsumen merasa nyaman bergantung dengan app kamu untuk memenuhi kebutuhan mereka, loyalitas mereka akan menguntungkan untuk mereka dan juga kamu: mereka tidak lagi perlu untuk mencari produk atau jasa yang lain, dan kamu mendapatkan penjualan.

4. Feedback

Karena informasi dapat disampaikan dengan sangat mudah lewat mobile app, kamu dapat memanfaatkan hal itu. Buatlah survey kecil-kecilan untuk konsumenmu dan minta saran mereka tentang hal-hal yang dapat diperbaiki - misalnya dengan produk yang kamu tawarkan, mobile app itu sendiri, pelayanan, dan lainnya. Feedback langsung dari konsumen dapat memperbaiki hubungan yang sudah kamu miliki dengan konsumen, sekaligus bisa membantu kamu mencari ide yang dapat menguntungkan perkembangan bisnis kamu.

Memiliki mobile app di era smartphone ini sangat bisa membantu mengembangkan bisnis, terutama jika kamu tahu konsumen kamu. Memahami demografi mereka bisa mempermudah proses marketing kamu untuk memastikan strategi promosi kamu berjalan dengan baik dan menghasilkan penjualan yang hebat. Apalagi, membangun hubungan dengan konsumen akan melahirkan loyalitas dan ide untuk membuat titik-titik penjualan yang lebih unik. Jangan menunda, update app kamu dan berkenalanlah dengan konsumenmu sekarang!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *